Sabtu, 26 November 2011

Meninggalnya nenek tercinta


PAI-A {HENDRO SAPUTRA}
UNCLE TOLONG DIRAHASIAKAN, INI KISAH PRIBADI

Meninggalnya nenek tercinta

Hari yang sangat menyedihkan bagi ku, yaitunya pada hari senin 14 April 2008, karena pada itu nenekku tercinta pergi meninggalkan ku untuk selam-lamanya. Padahal nenek ku itulah orang yang sangat berarti dalam hidupku. Bahkan posisi nenek ku itu didalam hatiku hamper sejajar dengan posisi ibu ku dihatiku. Aku sangat saying beliau karena memang beliaulah yang telah membesarkan ku, mulai dari sejak ku lahir, karena aku memang sudah ditinggalkan ayah ku sejak aku dalam kandungan. Aku gaak tau entah kemana perginya ayah ku, ibu ku tak mau cerita tentang ayah ku ke pada ku sampai sekarang.
Nenek ku itulah yang membesarkan ku, karena memang ibuku orang tidak bias berusaha untuk mencari uang sendiri. Nenek ku membesarkan ku dengan hasil pengumpulan sisa-sisa padi orang yang menuai, atau istilahnya dikampung ku “Mangirai”, dengan hasil itu lah beliau besarkan aku hingga aku berusia 8 tahun. Ketika usia ku menginjak 8 tahun, ibuku memutuskan untuk menikah lagi dengan ayahku yang sekarang. Punggung keluarga yang awalnya dipikul sendirian oleh nenek ku dibagi dua dengan ayah ku.
Disuatu malam aku termenung sambil berfikir bagaimana cara membalas jasa-jasa nenek ku kepada ku, aku tidak bias lah membalas semua jasa beliau yang telah membesarkan saya. Tapi sedikit membanggakan beliau akhirnya saya bias, yaitu dengan cara saya rajin-rajin belajarnya, akhirnya saya mendapat juara kelas terus samapai akhir hayat beliau, bahkan sampai tamat MAN sekalipun. Bahkan ku berhasil juga mewujudkan satu dari keinginan beliau yaitu, beliau menginginkan saya menjadi yang terbaik disekolah itu, dengan jalan ku harus mendapatkan juara umum. Tapi, itu semua terwujudkan setelah beliau dipanggil oleh ALLAH SWT, yaitunya pada kelas 3 MAN disemester 1. Mudah-mudahan arrah beliau dapat menyaksikan keberhasilan yang telah diraih oleh cucu tercintanya.
Nenek ku sakit menjelang meninggal selama lebih kurang tiga bulan, awal dari sakit beliau adalah ketika beliau jatuh ditepi sawah. Akhirnya sampai pada hari minggu sehari menjelang beliau dipanggil oleh ALLAH SWT, disiang harinya beliau memanggil ku, dan beliau memintaku untuk memandikan beliau, tapi karena beliau memang tidak boleh bermain air oleh bidan, maka saya tidak mau memandikan beliau. Akhirnya beliau agak kecewa pada ku. Suatu penyesalan yang sangat besar dalam hidup ku, mengapa aku tak mau saja memandikan beliau waktu itu.. Samapai sekarang saya mash sedih kalau mengingat beliau, beliau telah berkorban segitu besarnya buat aku, tapi aku malah mengecewakan beliau di akhir hayat beliau.
Malam harinya sekitar jam 7 kurang, ku menghafal didalam kamar ku, karena diwaktu itu aku memang berada di musim ujian akhir mau tamat dari SMP, istri dari mamakku memanggil ibuku dan kami sekeluarga, tak lama kemudian kami sudah berkumpul dihadapan nenekku itu, nenekku sudah dalam sakaratul maut. Ibuku pun membacakan surat yasin, berselang waktu pembacaan sutar yasin, akhirnya nenek ku pun menghembuskan nafas terakhirnya dihadapan ku. Akupun tak tahan kuasa diwaktu itu, aku pun menangis sekeras mungkin, tapi saying nenek ku sudah berpulang kerahmatullah. Aku pun kata sepupu ku sempat pingsan setelah kepergian nenekku. 
AKU SEKARANG KANGEN NENEKKU, APALAGI DISAAT KESEPIAN SAAT INI, BIASANYA KALAU AKU KESEPIAN BELIAU YANG MENEMANIKU


Name:Dhoni Aftiar
Nim : 11.101.007
Prodi :PAI A
tugas : Bahasa Inggris


Dulu aku mengaji ke surau pulau air,kemudian setelah saya berumur 7 tahun saya sudah bisa membaca al-Quran dan saya sudah mulai bisa membaca alquran dengan irama atau tilawah,lalu aku selalu belajar ngaji irama,kebetulan pada waktu itu ada MTQ tingkat nagari,kemudian mak etekku menyuruh aku ikut MTQ itu.
Namun aku tidak ada nyali untuk ikut lomba tersebu, padahal aku sudah sampai ketempat pertandingan eh ternyta semua badan ku menggigil dan akhirnya aku tidak jadi ikut lomba tersebut.
Lalu aku selalu belajar ngaji irama,ternyata ada MTQ tngkat kecamatan di sungai asam ternyata aku berani untuk ikut, mungkin karna naib yang untung aku langsung mendapatka juara 3,sumpah pada hari itu hati ku sangat senang membawa piala juara 3 kekampung dan sampai kerumah keluargku sangat bangga dengan ku termasuk keluargaku.jadi dengan juaranya aku MTQ tingkat kecamatan jadi itu menjadi penyamangat dalam hidupku sampai sekarang dan akhirnya aku sering mengikuti lomba MTQ tingkat nagari,kecamatan dan sampai sekarang aku sudang menjejaki MTQ tingkat kabupaten dan aku juga pernah mendapakan juara di tingkat kabupaten maupu ditingkat nagari dan kecamatan tersebut.
Sampai -sampai semua yang berhubungan dengan irama seprti baca alquran dengan irama,alat musik speri gitar,adzan dengan irama yang ada di TV insya allah aku bisa mempelajarinya dengan semagat juara, serta aku juga menggemari nyanyi dan aku juga sering tampil-tampil band di sekolah,aku juga pernah mengikuti lomaba nyanyi religi tingkat kabupaten tapi aku tidak mendapatkan juara tapi alhamdulilah itu saya anggap pengalaman yang pertama saya dapat.
jadi semuanya ini berawal dari MTQ,dulu aku tidak suka ngaji irma nyanyi dll.dan alhamdulilah aku juga punya nyanyi ciptaan alhamdulilah sudah di rekam di studio rekaman intinya semua yang dulunya saya tidak gemari akhirnya saya gemari dan menjadi suatu kebutuhan bagi saya.Dan aku salu berdoa semoga di lomba MTQ kabupaten selanjutnya saya bisa jebol ketingkat PROVINSI nantinya amiiiiiiiiiiiiin yarabbal alamin.



Marjohan, UNP

Marjohan, UNP

Emi Surya Joe

Emi Surya Joe

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Islamic mysticism - Selections from Encyclopaedia Britannica

Marjohan Usman

Marjohan Usman
a day before graduation day

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980
Ada kesalahan di dalam gadget ini

ular luncur 2

ular luncur 2

ular luncur

ular luncur

Label

Blogger Dashboard

The Daily Panorama Picture