Sabtu, 20 Oktober 2012


STUDY BANDING SISWA BERPRESTASI ke MALAYSIA DAN SINGAPURA 2011 / 2012
                                                  :) senangMUHAMMAD RAFI;) mengerlingkan mata
                                                                                                      
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 s/d 22 November 2011. Peserta kegiatan berjumlah 137 orang yang terdiri dari 107 orang siswa dan 30 orang guru / pembimbing berprestasi.
Rombongan di bagi kedalam beberapa kelompok , setiap kelompok terdiri dari 9-10 orang, dan saya termasuk ke dalam kelompok ke 12. Dimulai dari tangal 16 November 2011, rombongan chek in di ISLAMIC CENTER jam 13.00 WIB. Setelah M.Sodid pasadigoe selaku Bapak Bupati KAB.Tanah datar datang, acara pembukaan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah bapak bupati selesai memberikan pengarahan dan pembekalan,  suara azan pun bergema tanda waktu shalat masuk. Setelah shalat asar di masjid dekat islamic center , 
saya beserta 2 orang teman lainya makan bakso bersama. Kami sangat beruntung, karena hanya di TANAH DATAR inilah terdapat program seperti ini, itu pun karena perhatian dari Bapak bupati kita, dengan izin Allah tentunya. Kemudian setelah istirahat acara pun kembali di lanjutkan, selain memfasilitasi para SISWA dan GURU berprestasi rombongan juga diberikan uang saku sebesar Rp250.000 dan peserta juga mendapatkan jaket dari BANK NAGARI. Acara pelepasan ini di hadiri oleh : Bapak BUPATI, Ketua DPRD, KADISDIK, KETUA BKD dan DIKLAT, Ketua BANK NAGARI, Ketua DEWAN PENDIDIKAN, dll.
            Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memotivasi siswa / guru berprestasi guna meningkatkan wawasan dan kualitasnya dimasa mendatang. Meskipun keuangan daerah agak sulit, 68% belanja pegawai, tetapi kegiatan ini tetap berlangsung dengan total biaya Rp580.000.000 dengan masing – masing  peserta senilai Rp3.700.000.
            Matahari telah tenggelam, kami sholat magrib berjama’ah di mesjid dan makan malam. Setelah sholat isa kami sharing dan berbagi pengalaman menarik, hal ini membuat suasana jadi lebih akrab. Disaat semuanya telah mulai untuk tidur, mata saya malah ngak bisa tidur, begitupun dengan teman sebelah saya. Karena belum bisa tidur, kami lanjutkan bercerita, dan yang menjadi inspirasinya adalah Mr.Joe, dia adalah orang yang pintar tapi tidak sombong, dan Mr.joe merupakan salah satu teman akrab saya bahkan sudah seperti bapa sendiri. Awal nya saya mempunyai beberapa teman dekat, mereka bernama Asep, Putera, dan Rio. Semuanya sudah seperti keluarga sendiri. Malam pun semakin larut dan kami segera tidur.
            17 November 2011, keberangkatan dibagi menjadi 2 termen, rombongan pertama berangkat menuju BIM ( Bandara Internasional Minangkabau ) jam 03.00 WIB ( pesawat pagi ), dan rombongan kedua berangkat jam 09.00 WIB (pesawat siang ) dan saya termasuk rombongan ke dua. Saya tiba di BIM sekitar pukul 11.30 WIB. Saya shalat zuhur di mushalah, karena gerah saya dan asep membeli ice cream yang kami beli di kawasan bandara. Setelah shalat zuhur kami makan siang bersama di BIM, yang dipesan langsung dari Restoran SEDRHANA, rombongan selesai  makan siang sekitar pukul 12.50 WIB. Pesawat take off jam 15.55, kami terbang dengan pesawat AIR ASIA. Sebelum menaiki pesawat ada beberapa prosedur yang harus di laksanakan, yaitu pemeriksaan barang- barang. Waktu pemeriksaan saya sempat tertahan sebentar karena terdeteksi di dalam tas saya terdapat 2 botol air minum. Pertama saya merasa bosan disini, dari jam 12.30 – 15.55 saya harus menunggu pesawat take off. Tapi tak apa, karena saya sempat memperkenalkan diri pada seorang tourist dan banyak berbincang dengannya. Dia bernama Shine dan berasal dari Australia, kami berdua sama – sama menyukai kangguru. Saya lebih tinggi daripada dia, hahahahaha. Setelah pemeriksan lebih lanjut saya shalat asar di mushalah lantai 2.
Karena keterlambatan pesawat, akhirnya rombongan take off sekitar jam 16.30 WIB. Ini adalah  penerbangan pertama saya, akhirnya pesawat landing di bandara KANGGOO sekitar jam 17:38. Setelah sampai di Malaysia Asep salah seorang teman saya kehilangan kopernya, dia sempat panik dan kami  berusaha mencarinya. Ternyata koper Asep terselip di sebelah koper besar milik seorang tourist.
setelah koper Asep ketemu saya beserta rombongan mengikuti pemeriksaan imigrasi, setelah itu kami langusng menuju ke  PUTERA JAYA dengan sebuah bus dan di pandu oleh seorang guide bernama Alif. Orangnya kuning langsat, rapi, sedikit gemuk tapi lucu.
            Putera jaya dahulu bernama pulau prepert. Di Putera Jaya ini pemandangan nya sangat indah sekali. Disini juga terdapat sebuah jembatan yang termasuk 7 wonders di dunia. Di putera jaya ini juga terdapat pulau buatan. Di putera jaya ini kami mampir di SELERA PUTERA, dan shalat isa berjama’ah di MESJID PUTERA JAYA, mesjidnya sangat indah dan luas sekali. Kemudian. Malam semakin larut dan kami bermalam di GRAND PACIFIC HOTEL sekitar jam 20.30 waktu Malaysia, kami menginap disana untuk beberapa hari. Kamar saya lantai 2 no 219.
18 november 2011, saya bangun jam 4:30 dan mand,i setelah itu saya langsung shalat subuh. Jam 5:55 kami selesai mandi dan shalat subuh, kemudian menunggu teman yang lain di Lobby hotel. Setelah semuanya berkumpul, kami makan pagi bersama sekitar jam 07:00 waktu Malaysia. Rasanya sangat berbeda dengan masakan indonesia, mungkin kami belum terbiasa, tetapi enak kok. Di hotel ini karyawannya lebih dominan orang india. Jam  07.30 WM , kami melanjutkan perjalanan. Di Malaysia ini mata pencaharian sebagian besar rakyatnya didominasi oleh industri dan tata kotanya pun sangat terstruktur sekali. Di mulai dari lalu lintas yang tertip dan teratur, hampir semua pekerjaan di tempat – tempat tertentu 100% adalah kerja komputer. Sebelum kami berangkat ada 2 orang siswi smp yang ketiduran, dan kami harus menunggu mereka. Tidak lama kemudian akhirnya mereka datang, dan karna keterlambatan mereka, mereka hanya bisa sarapan pagi di atas bus. Bus yang saya tumpangi adalah bus 4 yang bernama tulip, setelah semuanya selesai kami mulai melanjutkan perjalanan.
Di atas bus sang guide menceritakan sedikit tentang sejarah malaysia, perdana menteri malaysia saat ini adalah Dt.Majib Tun Abdul Razak. Di atas bus guide meminta kami untuk memperkenalkan diri masing- masing. Teman- teman yang lain kelihatannya masih malu- malu, dan saya dengan senang hati mau memperkenalkan diri terlebih dahulu. Meskipun belum terlalu fasih, saya coba memperkenalkan diri saya dengan menggunakan bahsa melayu, dan itu terdengar sangat lucu sekali. Teman- teman semuanya tertawa gembira mendengar saya berbahasa melayu, dan saya pun juga bahagia. Setelah itu, diperjalanan juga ada seorang siswi smp yang mabuk dia bernama sonya. Sonya kelihatan pucat, dan ia pun istirahat sejenak.
Pukul 8.42 WM rombongan tiba di “ NILAI UNIVERSITY COLLAGE”. Disini kami mengikuti sejenis kegiatan seminar. Dan saya ketemu dengan Crish disini, dia salah seorang karyawan nilai yang berasal dari kennya. Crish orang yang baik dan ramah serta dia juga pemandu kami untuk melihat – lihat Nilai ini. Satu informasi yang penting yang saya dapatkan disini adalah sistem pembelajarannya, yaitu untuk masuk perguruan tinggi di Malaysia tidak diperlukan Nilai ujian Nasional dan juga tidak diperlukan SNMPTN. Yang diperlukan untuk masuk perguruan tinggi ini adalah “ rata – rata nilai raport minimal 7,0 “. Di NILAI ini juga di tawarkan beberapa biasiswa diantaranya : 10%, 30%, dan 50%. Khusus untuk indonesia pada tahun 2012 mendatang akan diberikan biasiswa 100%, dengan syarat nilai rata – rata raport minimal 8,0.
Setelah kegiatan berakhir di NILAI UNIVERSITY COLLAGE ini, saya dan teman – teman melanjutkan perjalanan ke Seremban / Negeri Sembilan. Disini terdapat kerajaan melayu yang lebih akrab disapa “ ISTANA SERI MENANTI “. Waktu yang ditempuh dari Nilai ke Seremban kira – kira 1 jam, 30 menit. Di Istana ini juga terdapat museum yang banyak mengoleksi benda – benda pusaka seperti : baju adat, keris, piring, cerano, dll. Pada hari ini kami tidak sempat melaksanakan ibadah shalat Jumat. Setelah waktu shalat  masuk kami langsung dijamu makan siang oleh Sang Raja. Kami termasuk rombongan yang beruntung, karna beberapa tahun belakangan ini , jarang sekali kesempatan bertemu sang Raja apalagi makan bersama Raja. Kami makan siang di Istana lama, yang 100% bangunannya alami. Membuatnya tidak pakai paku, dan Istana tersebut juga titak di cor ke tanah.  Setelah makan siang bersama , kami pun dibawa sang Raja berkeliling Istana, dan sampailah kami di Istana yang baru. Di Istana yang baru ini, bangunannya sangat megah dan mewah. Di aulanya terdapat berbagai lukisan – lukisan indah. Dinding dan langit – langit istana di hiasi pernak pernik bagaikan emas. Selanjutnya kami foto bersama dengan sang raja dan pangeran, setelah itu shalat asar berjama’ah dan menjamak shalat zuhur tadi. Kami melanjutkan perjalanan  ke Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI ) di malaysia. Dari seremban ke KBRI kira – kira 1,3 jam perjalan. Seremban ini benar – benar mirip dengan Minangkabau, dari segi bangunan, kondisi jalan, sawah, bukit, semuanya hampir sama. Raja Negeri Sembilan ini juga memiliki hubungan kekerabatan dengan minangkabau.,
Jam 17:35 saya beserta rombongan tiba di KBRI.  Kami juga sangat beruntung bisa mengunjungi KBRI, karna beberapa tahun belakangan ini, rombongan tidak bisa mengunjungi KBRI. Di KBRI ini terdapat berbagai penghargaan dan hiasan – hiasan menarik lainya. Mengawali acara, salah seorang yang berpengaruh di KBRI tersebut menyampaikan beberapa pengarahan dan cerita – cerita menarik untuk di simak . dia bernama Bapak Rusli. Dan ditemani oleh seorang konselor. Pak rusli dahulunya adalah teman baik Mr.Joe, mereka dulu satu kampus di UNP.  Setelah selesai memberikan pengarahan dan sambutan, groub kesenian dari rombongan menampilkan serangkaian pertunjukan seni diantaranya : tari, talempong, dan vocal group. Tariannya sangat luar biasa dan indah. Salah satu tugas dari KBRI adalah menyelesaikan permasalahan orang- orang Indonesia di Malaysia, seperti TKI, dll. KBRI juga sempat menjelaskan beberapa isue tentang permasalahan Indonesia dan Malaysia baik itu budaya, pariwisata, dll. Smua itu tidak benar : seperti Malaysia mengambil budaya Indonesia, mengambil makanan khas Indonesia, semua itu sama sekali tidak benar dan di luruskan oleh KBRI. Seteh acara selesai saya dan rombongan dijamu makan makanan yang sudah tidak asing lagi, yaitu Mie Ayam Bakso oleh KBRI.
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke TWIN TOWER “ Menara Kembar “. Setibanya di TWIN TOWER saya membuat sebuah video layaknya seorang reporter cilik. Saya juga di temani Mr.joe dan seorang guru. TWIN TOWER ini terdiri atas 88 lantai dan didirikan sejak tahun 1996. Di kawasan ini sangat menakjubkan didalam twin tower ini dari lantai dasar terdapat sebuah mall internasioanal, yang harganya lumayan mahal. Di depan MALL ini juga terdapat air mancur dan saya juga sempar foto bersama teman – teman. Saya juga sempat mewawancarai beberapa tourist di antaranya tourist yang berasal dari : Australia, Inggris, Korea, China, Iran, Arab Saudi, India, Jepang, Inggris, dll. Saya juga berkesempatan untuk masuk dan keliling mall sebentar.
Kemudian kami pergi ke salah satu Restoran Padang untuk  makan malam. D idalam perjalanan ada salah seorang siswa SD yang menangis, karna baterai kameranya habis, dan dia bernama putih. Kami pun tertawa dan menghiburnya, alhamdulillah dia juga terhibur. Diperjalanan saya juga sempat memainkan sebuah alat musik tradisional asal Minangkabau yang akrab disebut “BANSI”. Ada salah seorang guru pembimbing yang bilang “ waduh......... sejuknya hati mendengar alunan suara bansi mu, mengapa tidak dari tadi kamu mainkan sewaktu kita di KBRI..??, pasti sangat mengesankan. Saya menjawab “ iya pak, tapi saya kan tidak terpilih untuk masuk groub kesenian “.
Setelah sampai di Rumah Makan Pak datuk, rombongan dijamu makan malam. Rasanya serasa masakan di rumah sendiri, senang sekali rasanya bisa makan masakan padang lagi. Setalah makan malam selesai rombongan kembali ke hotel. Karena tidak bisa tidur, saya Rio, dan asep jalan – jalan disekitar kuala lukpur dengan mobil kakaknya Rio. Kami sempat singgah ke pasar malam, tujuan saya kesana adalah untuk berbelanja baju, sepatu, dan beberapa aksesoris lainnya. Tapi, sayang saya tidak menemukannya. Setelah itu kami mampir ke dataran merdeka, disana terdapat sebuah bangunan dan sebuah jam yang mirip dengan jam gadang yang terdapat di daerah tempat tinggal saya, yaitu jam gadang di bukittinggi. Kalau kita hendak pergi kesini sebaiknya malam hari, karna disini terdapat sebuah bangunan yang dapat berubah – ubah warna seperti pelangi.
Jam 24:30 kami sampai di hotel dan beristirahat. Saya beserta teman sekamar saya asep dan rio berbincang – bincang sambil bergurau, kami pun tertawa gembira. Saya juga memainkan bansi. Kemudian kami tidur jam 2:30.
19 November 2011. Kira – kira jam 05:00 saya segera mandi dan setelah itu shalat subuh, packing, dan tepatnya pukul 07:00 kami sarapan pagi bersama. Kemarin saat dalam perjalanan di dalam bus, saya juga membeli beberapa oleh- oleh yang sama dengan teman saya salah satunya, mainan kunci khas negara Malaysia.
Setelah chek out dari hotel , rombongan menuju tempat wisata berikutnya yaitu “ GENTING HIGHLAND “. Disini rombongan makan siang bersama dan setelah itu shalat zuhur. 30 menit kemudian rombongan tiba di pusat GENTING HIGHLAND ini. Disini terdapat 2 buah mall. Mall yang pertama terletak di bawah seperti biasa dan mall ke 2 terletak di atas sebuah gunung. Kalalu ingin masuk ke dalam mall tersebut kita harus menaiki sebuah kereta gantung yang disebut “ SKY WAY “. Sky way panjang jalurnya 3kg dan berkapasitas 8orang. Mall yg ke 2 ini memiliki ketinggian 2.200 km diatas permukaan laut. GENTING HIGHLAND ini juga merupakan Mall yang tertinggin dan termewah di kawasan Asia. Dari dalam sky way ini kita dapat melihat ke berbagai sudut, pemandangan yang lepas dan sangat luar biasa sekali. Itu lah ciptaan Allah yang patut kita syukuri. Disini juga terdapat sebuah kasino internasional yang hanya dapat kita lihat seluruhnya dengan menaiki sky way. Saat akan kembali rombongan kembali menaiki sky way, dan di antrian hp saya sempat jatuh karna teman saya, tapi itu tidak masalah karena tidak di sengaja oleh nya. Digenting ini juga terdapat berbagai tiruan icon – icon dunia seperti : menara eiffel, patung liberty, dll, karna itu Malaysia terkenal dengan julukan Negara Peniru.
Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Johor baru, sekitar 6 jam dari genting. Kami makan malam di Rumah Makan Waka – waka dan saya berbelanja beberapa cemilan. Dan jam 23.05 kami kembali melanjut perjalanan ke Johor. Setelah tiba di Johor sekitar 01:30 kami chek in di TROPICAL HOTEL dan beristirahat disana. Pelayanan disini lebih lengkap dan canggih di banding di Grand Pacific Hotel. Kami juga di beri kunci kamar berupa electronic card. Johor Baru merupakan 3 kota termaju di Malaysia setelah Kuala Lumpur dan Pulau Pinang.
20 November 2011, setelah sarapan pagi rombongan langsung chek out di hotel dan langsung masuk Negara Singapura setelah melewati pemeriksaan imigrasi. Sebelum itu, di hotel saya menginap , saya sempat ke hilangan jaket saya, dan itupun salah satu teman sekamar saya yang menyembunyikannya, sebenarnya saya sangat kesal sekali, yah tapi mau gimana lagi,, dan pada akhirnya dia pun mnta maaf kepada saya. Ketika pemeriksan imigrasi ada seorang siswa smp dan 2 orang guru pembimbing yang tertangkapn dan di introgasi sebentar oleh pihak imigrasi karna beberapa hal.   Kami pun bosan menunggunya, tapi kebosanan itu dapat di atasi dengan canda dan tawa kami didalam bus, kami juga bernyanyi bersama. Peraturan di singapur jauh lebih ketat dibanding dengan Malaysia, kita tidak boleh membawa Rokok dan permen karet ke dalam Negara Singapore dan dikawasan imigrasi Singapura juga dilarang untuk mengambil foto.  Setelah pemeriksaan imigrasi selesai kami langsung mengikuti Singapore City Tour mengunjungi science center of singapore.
Pertama , kami pun tiba di Science Center of Singapore, hal yang sngat luar biasa sekali yang bisa saya lihat disini. Berbagai simulasi ada disini diantaranya : simulasi ruang angkasa, zaman dinosaurus, kehidupan para ilmuan, dll. Disini juga terdapat simulasi barang – barang canggih yang ditemukan para ahli puluhan bahkan ratusan tahun yang silam. Saya juga menjumpai mendel labotorium, ariestoteles,m dan banyak tokoh ternama lainnya serta lengkap dengan biografinya.  Di Science Center ini juga terdapat banyak tempat menarik diantaranya : Snow City, Omni Teather, Water Works, Robotics Learning, Center, dll. Saya juga menyumpai seorang yang sedang memanjat tebing, saya kira itu adalah manusia sungguhan , tetapi ternyata itu adalah robot sungguh teknologi yang sangat canggih dan luar biasa. Di Singapur ini penduduknya 75 % orang cina. Setelah itu kami makan siang melewati kedubes RI di Singapura, kami diberi sebuah tiket standar untuk menaiki kereta api bawah tanah yang disebut “ MRT”. MRT juga satu – satunya di asia. Saya juga banyak menjumpai berbagtai tourist disini. Sebelum menaiki MRT ini saya sempat gugup, karna ini adalah pertama kalinya saya menaiki MRT. Tetapi setelah menaikinya rasa gugup itu hilang, dan ternyata sama sekali tidak berbahaya dan menegangkan. MRT ini dibuat dengan teknologi jepang.
Akhirnya rombongan sampai di orchad, disini lebih dominan bangunan – bangunan dan dekorasi berbau natal. Selanjutnya kami sampai di Mustafa Center, tetapi karena hari hujan kami tidak bisa shoppoing disana. Saya beserta rombongan lainya sangat kecewa sekali. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju objek wisata yang merupakan icon utama Negara singapura yaitu patung singa. Disini air lautnya kotor karna di olah menjadi air minum dan juga berbau kaporite, tapi hal ini tidak masalah karna banyak hal menarik yang dapat di lihat disini. Saya juga mempunyai teman baru di antaranya Ikaru yang berasal dari jepang, kebetulan saya bisa sedikit berbahasa jepang, saya sempat memperkenalkan diri dan berbincang dengan Ikaru dengan menggunakan Bahasa Jepang. Didepan Patung singa ini juga terdapat sebuah bangunan besar yang diatasnya menyerupai pesawat terbang. Kami juga berfoto bersama dan saya juga kembali lagi sebagai seorang reporter cilik, he he he.
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Malaka dan bermalam diperjalanan. Meski tidur tanpa kasur yang empuk, tapi tetap saja nyaman. Bersama teman – teman saya berbincang sambil bergurau, sangat heboh dan bersemangat sekali. Saya juga sharing dengan salah seorang pengawas berprestasi bernama pak Epi. Cerita – ceritanya sangat menarik dan dapat saya jadikan motivasi untuk hidup lebih baik dimasa depan. Pak epi juga lucu dan sering menghangatkan suasana kalau lagi borring. Saya juga mendapatkan seorang teman bernama Lussy. Lussy seorang siswi smp, oranng nya baik, unik, rendah hati, heboh, gokil dan selalu ceria, bikin suasana jadi lebih akrab.
21 November 2011,subuh harinya rombongan tiba di Malaka. Setelah mandi , shalat subuh. Disana saya juga sempat sharing dengan Mr.joe dan kami berbagi pengalaman hidup. Sekitar jam 08:00 kami menuju pelabuhan dan berangkat dari Malaka menuju Dumai sekitar jam 08:45 dengan Ferri cepat. Setibanya di Dumai rombongan mendapat sambutan hangat dari para perantau di Dumai. Kami juga dijamu dengan makan siang yang sangat lezat sekali tepatnya di Rumah Makan Pak Datuk, dan shala zuhur setelahnya. Kemudian kami melanjutkan kunjungan ke Ramayana , disana kami hanya diberi waktu 1 jam untuk shopping, tentu saja waktu itu tak cukup. Meski begitu kita harus tetap istiqamah dan mensyukuri apa yang ada dan apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Di  sepanjang perjalanan Dumai menuju Batu sangkar awalnya sangat membosankan, karena sempat ada pertukaran bus dan tidak satu bus lagi dengan teman – teman sebelumnya. Tapi tak apa, seiring waktu berlalu ke akraban itu mulai terlihat, dengan canda, tawa, berbincang – bincang yang disertai gurauan hangat itu membuat suasana lebih happy, bahkan kami sudah seperti keluarga sendiri. Kami juga tak kalah hebohnya dengan rombongan yang satu bus sebelumnya. Disepanjang perjalanan kami bermain teka teki, bernyanyi bersama, gila – gilaan, tertawa, dll.
22 November 2011, rombongan sampai di Batusangkar sekitar jam 05:45 subuh hari. Rombongan shalat isa berjama’ah di sebuah mesjid. Setelah itu rombongan berkumpul di Indo Jalito dan sarapan pagi dengan sepiring ketan, ditemani secangkir teh hangat. Sekitar pukul 08:00 setelah kedatangan M.sodig Pasadigoe selaku Bapak Bupati Kabupaten Tanah Datar, acara penutupan di mualai. Para Siswa dan guru berprestasi lainya menyampaikan kesan dan pesan mereka.
Begi saya pribadi kesannya adalah “ Malaysia adalah negara yang bersih, hampir tidak ada sampah yang saya temui disana, begitupun dengan Singapura peraturannya jauh lebih ketat. Hal ini tentu berbeda sekali dengan keadaan di Indonesia. Tetapi banyak kebudayaan Indonesia khususnya Minangkabau banyak dijadikan contoh dan di lestarikan disana, yaitu di Negeri Sembilan. Banyak pelajaran beharga yangt dapat saya ambil dari perjalanan ini serta juga banyak hikmah yang bisa saya petik. Saya sangat bersyukur sekali kepada Allah yang telah memberikan kesempatan ini kepada saya. Begitupun kepada bapak Bupati yang telah membuat program ini, terhitung sejak tahun 2006. Sayangnya disaat rasa kekeluargaan dan kebersamaan itu muncul dengan teman – teman yang lain, kami sudah harus berpisah dan pulang ke daerah masing – masing. Tetapi tidak apa – apa karna kami tetap sehati dan satu keluarga besar SISWA BERPRESTASI KAB.TANAH DATAR dan BAPISAH itu BUKANNYO BACARAI.

Rabu, 17 Oktober 2012

Uncle Joe ke Jakarta untuk mengikuti lomba Guru Berprestasi tingkat Nasional


Every Thing Has Happened Whie Uncle Joe Away

            Hari demi hari dilewati seperti biasanya,dimana kami belajar seperti biasanya dengan didampingi dan diajari oleh guru mata pelajaran. Hari demi hari berjalan sesuai dengan semestinya dan samapai pada saatnya dimana salah seorang dari guru english kami,guru english SMA 3 Batusangkar pergi mengikuti lomba Guru Berprestasi ke tingkat Nasional,yaitunya Uncle Joe.Di kelas sepuluh ini,khususnya di kelas sepuluh tiga ini ( AX3 ),yang mengajari kami english adalah Uncle Joe.

            Seluruh keluarga besar  SMA 3 Batusangkar  sangat bahagia,senang dan bangga.Khususnya kami warga kelas sepuluh tiga. Yang mana guru yang mengajar dikelas kami pergi lomba Guru Berprestasi ke tinggat Nasional.

            Dengan berangkat dan perginya Uncle Joe ke Jakarta untuk mengikuti lomba Guru Berprestasi tingkat Nasional tersebut,berarti kami yang biasanya belajar english dengan Uncle tentu tidak bisa belajar dan didampingi oleh Uncle.Karena Uncle Joe tengah mengikuti lomba dan berjuang di Jakartauntuk menjadi Guru Berprestasi di tingkat Nasional.

            Walau terasa sedih,sepi dan rasanya ada yang hilang, namun kami tetap belajar english dengan didampingi oleh Mr Ay.Perasaan kami saat belajar dengan Mr Ay juga senang dan bahagia.Menurut kami Uncle Joe dan Mr Ay saling melengkapi satu sama lainnya. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing.Dan disayangi serta dibanggakan oleh warga SMA 3 Batuasangkar.

            Hari Selasa merupakan hari pertama kami belajar dengan Mr Ay yang menggantikan Uncle Joe yang sedang berkompetisi di Jakarta.Kami belajar didalam kelas seperti biasanya.Materi yang diajarkan hari itu adalah Listening.Kami diperdengarkan cerita-cerita dalam bahasa inggris,diantaranya “gagak yang kehausan”,”serigala dan bangau”.Selesai mendengarkan cerita tersebut,Kami diminta untuk menuliskan kembali  cerita yang kami dengar itu dalam bahasa Indonesia.Selesai menuliskan cerita tersebut,Mr Ay melihat dan membaca cerita yang kami tulis satu persatu.Setelah Mr Ay selesai,sambil tersenyum dia mengatakan bahwa ternyata cerita kami banyak yang tidak menyambung dengan cerita sebenarnya.Kamipun menjadi tertawa kecil karenanya,karena memang benar yang dikatan olehnya bahwa cerita yang kami buat banyak yang tidak menyambung .Akhirnya ada beberapa dari teman-teman yang membacakan cerita yang ditulisnya,yang diantaranya tidak menyambung dengan cerita sebenarnya.Itu membuat kami selelas dan Mr Ay menjadi tertawa –tawa karena lucu.

            Hari kedua belajar dengan Mr Ay  pada hari Rabu. Pada hari itu kami belajar dengan Mr Ay di Mushola dengan materi Speaking.Kami dibuat dua orang per kelompok,dimana tugas dari anggota kelompok yaitu satu orang sebagai pembaca cerita dan satu orang menjadi penulis cerita.Saat itu ada cerita yang ditempelkan di papan tulis Mushola,dan cerita itu harus bisa kami hafalkan atau kami ceritakan.Cerita tersebut berupa dialog dua orang yang menceritakan tentang belanja dan cerita tentang serigala dan bangau.Teman saya waktu itu adalah Iga,untuk membacakan dialog cerita pertama,yang menjadi pembacanya adalah Iga dan saya menjadi penulisnya.Setelah selesai,saya bertukar tempat dengan Iga untuk membacakan dialog cerita kedua,Saya sebagai pembaca dan Iga sebagai penulis.Setelah kedua dialog cerita tersebut telah selesai kami tulis,kami menghafalkan dialog cerita tersebut.Setiap kelompok diminta untuk berdialog sesuai dengan cerita tersebut oleh Mr ay. Saat waktu belajar hampir habis,kami diajari bagaimana mengucapkan lafal berbahasa inggris yang baik dan benar oleh Mr Ay.Lidah kami  pun patah-patah karenanya,tapi itu sangat seru,lucu dan menarik.Hingga kami semua mengucapakannya sambil menahan tawa dan tersenyum –senyum.

            Beberapa hari setelah itu,selesai sholat zhuhur berjamaah di Mushola.Dan pada saat Upacara Bendera hari Senin,bapak Rosfairil sebagi kepala sekolah SMANThree sekaligus sebagai pembina upacara saat itu mengatakan atau mengumumkan bahwa Uncle Joe yang berada di Jakarta,yang mengikuti lomba dan tengah berkompetisi dan berjuang dilomba tersebut untuk mendapatkan penghargaan dan gelar sebagai “Guru Berprestasi dan terbaik tingkat Nasional”.Alhamdulillah mendapat peringkat pertama atau juara satu tingkat Nasional.Seluruh warga sekolah SMA N 3 Batusangkar sangat bahagia dan bangga dengan kabar itu,gemuruh tepuk tangan yang meriah langsung memecah suasana saat itu.Kami semua bersyukur dan bahagia karenanya.
            Itulah beberapa peristiwa yang terjadi disaat Uncle Joe berada di Jakarta. 

CONGRATULATION MR.JOE Marjohan Usman


EVERYTHING HAS HAPPENED WHILE UNCLE JOE AWAY


Tiap hari senin dan selasa, saya belajar bahasa inggris dengan Mr.joe. tapi sayangnya Mr. joe akhir-akhir ini jarang masuk dalam PBM. Menurut informasi yang saya dengar, beliau ikut dalam ajang guru berprestasi  tingkat Nasional. Jadi Mr. joe tidak bias masuk dalam PBM di kelas saya.Saya sangat kecewa awalnya, tapi juga merasa bangga.
Karena Mr.joe tidak masuk, pelajaran bahasa inggris diambil alih oleh Mr.ay. berbeda dengan Mr. joe Mr. ay lebih condong mengajar kearah speaking, sedangkan Mr.joe lebih banyak writing. Tapi walau begitu ternyata asik juga, Mr. ay juga kocak, seperti Mr.joe. dengan metode pembelajaran yang berbeda seperti itu saya merasa ada penambahan keterampilan dalam bahasa Inggris. Tapi suatu hari ketika Mr.ay masuk lagi, saya merasa ingin belajar dengan Mr. joe lagi. Tapi apa boleh buat begini keadaanya.
Jadiselama Mr.joe tidak masuk kami belajar dengan Mr.ay dan banyak belajar berbicara mengggunakan bahasa inggirs yang baik. Tapi saya juga berharap Mr.joe cepat dating karena kami, siswa X.3 perlu latihan menulis yang baik. Supaya dapat meraih prestasi layaknya Mr.joe.
kami selalu mendoa’kan Mr.joe agar juara nasional. Dan Alhamdulillah doa’ itu terkabul…
CONGRATULATION  MR.JOE  :D

uncle Marjohan pergi mengikuti lomba pemilihan guru terbaik sma tingkat nasional

uncle Marjohan pergi mengikuti lomba pemilihan guru terbaik sma tingkat nasional


Minggu lalu uncle joe pergi mengikuti lomba pemilihan guru terbaik sma tingkat nasional. Belajar bahasa inggris minggu lalu rasanya kurang lengkap tanpa uncle joe. dengan bahasa yang ramah dan lemah lembut, cara bicaranya yang penuh kasih sayang dan tidak pemarah membuat kami semua di kelas X.3 belajar seperti makan sayur tanpa garam. ketika uncle joe pergi kami belajar bersama mr.ay. belajar dengan mr.ay juga asyik sama halnya belajar dengan mr. joe

    dengan mr.ay kami belajar "listening" lalu diadakan tes. pertama kami mendengarkan sebuah dialog, lalu mr.ay memberikan beberapa pertanyaan. kami menjawab pertanyaannya menggunakan bahasa indonesia. soal pertama kami jawab dengan benar tapi sampai soal kedua jawaban dari kami ada yang sedikit aneh. lalu kami bersama membaca "astagfirullah al'azim". lagi dan lagi. tiba disoal ketiga lagi-lagi jawaban kami tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan mr.ay pun tertawa karena kami. lalu lagi, lagi dan lagi kami membaca "astagfirullah al'azim" hingga jawaban kami benar dan mr.ay terus mengulang memutar kasetnya.
 
    tibalah saatnya kami tes listening. tapi kali ini peraturannya berbeda, kami membuatnya bersama teman sebangku dan ditulis dalam bahasa indonesia. tapi untuk tes ini yang kami dengarka bukan dialog tapi sebuah cerita naratif. putaran cerita naratif yang pertama, kami mendengarkan dan memahami isi cerita. dan putaran cerita yang kedua kami mulai menulis ceritanya dan yang terakhir untuk menganalisa apakah menurut kami jawaban kami sudah benar atau belum. setelah selesai mr.ay menyuruh kami untuk menukarkan hasil tulisan kami dengan teman yang dibelakang, lalu diperiksa dan diberi nilai oleh yang memeriksanya. alhamdulillah saya dengan teman sebangku saya mendapat nilai yang bagus.
 
    pertemuan kedua pada minggu itu kami belajar di mushalla bersama mr.ay. kami belajar tentang "request". kami dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 2 orang. saya sekelompok dengan nur wahidah. mr. ay membuat suasana belajar menjadi mnyenangkan seperti games. mr.ay menyuruh kami untuk menulis kembali 2 buah dialog yang telah ia tempelkan di papan tulis. dalam kelompok itu kan ada 2 orang jadi, yang satu berlari untuk melihat dialog pertama dan menyampaikannya kepada teman yang menulis. setelah dialog pertama selesai kami bergantian posisi. yang tadinya berlari jadi yang menulis dan sebaliknya. setelah dialog kedua selesai, mr.ay menyuruh kami menghafal dialog yang pertama, lalu diperaktekkan membacanya. yang dialog kedua karena dialognya lumayan panjang kami mengalami kesulitan untuk menghafalnya. karena menghabiskan banyak waktuakahirnya mr.ay membaca dialog itu lalu kami mungulanginya setelah ia. kami diajarkan cara membaca yang benar. selesai itu semua kami melaksanakan shalat dhuha. belajar dengan mr.ay asyik dan menyenangkan tapi kami juga rindu pada uncle joe. kami bangga mempunyai guru seperti uncle joe yang bukan hanya bisa menjadi guru terbaik disekolah tapi juga bisa menjadi guru terbaik ditingkat nasional. "i'm so proud of uncle joe because you must the best teacher of all students at SMA 3 batusangkar...."

Mr. Joe yang biasa dipanggil uncle Joe

Everything Has Happened While Uncle Joe Away
            Di SMAN 3 Batusangkar, aku belajar bahasa inggris dengan Mr. Joe yang biasa dipanggil uncle Joe. Uncle Joe adalah guru yang ramah dan mudah tersenyum. Ia merupakan seorang yang sangat percaya diri, jenius, serta memiliki banyak kelebihan. Uncle Joe merupakan guru sekaligus penulis yang handal. Sudah banyak karya-karya nya yang diterbitkan. Tidak hanya itu, uncle Joe juga menguasai empat bahasa sekaligus, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, Jerman, dan Arab. Kelebihan –kelebihan itulah yang membawa uncle Joe terbang ke ibu kota Jakarta untuk mengikuti seleksi guru berprestasi ditingkat nasional.
            Selama satu minggu, uncle Joe meniggalkan kami semua untuk berjuang menjadi seorang guru berprestasi yang akan mengharumkan nama sekolah kami, SMAN 3 Batusangkar. Selama satu minggu itupun kami belajar bahasa inggris tanpa kehadiran guru handalan kami, uncle Joe. Aku tak tahu bagaimana nantinya pelajaran bahasa inggrisku tanpa uncle Joe. Semuanya pasti akan terasa sepi, tidak bersemangat, karena tidak ada senyuman uncle Joe yang selalu menjadi penyemangatku dalam belajar :( sedih.
            Untungnya ada Mr. Ai yang menggantikan uncle Joe untuk mengajarkan kami bahasa inggris. Ternyata belajar bahasa inggris bersama Mr. Ai tidak kalah menyenangkan. Dalam minggu tersebut Mr. Ai mengajarkan kami listening dan speaking. Pelajaran listening bersama Mr. Ai sangat menyenangkan, kami semua dibuat tertawa oleh hasil-hasil listening kami saat menceritakan ulang apa yang telah didengar sebelumnya :)) tertawa.
            Pelajaran selanjutnya adalah speaking. Mr. Ai mempunyai banyak cara agar kami semua dapat belajar dengan semangat. Saat itu kemi belajar di Mushalla. Kami semua dibagi kedalam beberapa kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari dua orang. Lalu Mr. Ai menempelkan selembar kertas yang berisi dua buah percakapan di papan tulis. Tugas kami adalah, salah seorang membaca dialog yang ditempelkan di papan tulis dan seorang lagi menuliskan apa yang di diktekan oleh si pembaca. Setelah semuanya ditulis, kami disuruh menghafal dialog tersebut dan mempraktekkan nya di hadapan Mr. Ai.
            Betapapun asiknya belajar bersama Mr. Ai, tidak dapat mengalahkan senangnya belajar bersama uncle Joe. Aku merindukan belajar bersama uncle Joe. Aku merindukan cerita-cerita lucu yang dibuat uncle joe saat belajar, sehingga menghilangkan semua rasa bosan. Aku berharap agar uncle Joe berhasil menjadi guru berprestasi terbaik di Indonesia, sehingga dapat mengharumkan nama SMAN 3 Batusangkar dan membanggakan semua warga sekolah.
            Ternyata semua yang kami harapkan terkabul dengan berhasilnya uncle Joe menduduki juara umum guru berprestasi di Indonesia. Kami semua sangat senang saat mendengarkan berita keberhasilan uncle Joe tersebut dari Bapak Edit saat kami berkumpul di Mushalla sekolah. Kami semua bertepuk tangan =D> tepuk tangan. Uncle Joe berhasil mengharumkan nama sekolah kami. Kami sangat bangga kepada uncle Joe.

Note : Uncle, kalau tugas saya sudah masuk ke e-mail uncle, tolong dibalas ya uncle. Biar saya tau kalau tugas saya itu udah uncle terima             atau belum. Thanks before uncle Joe  :) senang
                                                                                                BY : RIELENDA FADHILAH
                                                                                                X.3

Tapi aku sangat bangga sekali dengan Mr. Joe


                                    Tapi aku sangat bangga sekali dengan Mr. Joe


 Ketika Mr.  Joe (lebih akrab dipanggil Uncle Joe) pergi mengikuti beberapa lomba, kami belajar dengan Mr. Ay. Berbeda  dengan Uncle Joe, Mr. Ay lebih cenderung mengajar kami dengan melatih kefasihan lidah sesuai dengan bakat dan kemampuan Mr. Ay, yaitunya berbicara (speaking). Mr. Joe (Uncle Joe) biasanya seringkali melatih kami dengan menulis (writting), karena Uncle Joe memang sangat berbakat sekali dalam bidang menulis. Karena dengan menulislah kita dapat mencurahkan isi hati, dan Uncle Joe dengan menulislah ia menjadi sukses.   
            Walaupun berbeda dengan metode yang diajarkan Uncle Joe, tetapi belajar dengan Mr. Ay sangat menarik sekali. Apalagi ketika melatih kefasihan lidah Mr. Ay menggunakan cara yang menarik, yang membuatku tidak bosan. Beberapa waktu yang lalu, kami belajar menerjemahkan cerita yang diperdengarkan kedalam Bahasa Indonesia. Hal itu sangat menarik sekali, karena kebanyakan dari kami menyimpang dari cerita yang diperdengarkan setelah Mr. Ay sendiri menerjemahkammya kedalam Bahasa Indonesia. Memalukan sekali ketika mengetahui kita salah, tapi itulah yang namanya belajar.
            Setelah itu, dipembelajaran berikutnya kami belajar di Mushola. Di sana , kami dibagi atas beberapa kelompok (2 orang dalam satu kelompok). Kami disuruh menyalin dialog yang tertulis di sebuah kertas yang diletakkan di depan papan tulis.  Permainan ini bertujuan untukmengukur kecepatan dan ingatan kita. Kami seperti orang yang sedang mengikuti lomba lari karena bolak-balik menyampaikan dialog yang ditempelkan di papan tulis kepada teman yang ditugaskan mencatat. Setelah selesai, kamipun ditugaskan untuk menghafal dialog dan mempraktekkannya bersama dengan teman.
            Walaupun metode yang diajarkan Uncle Joe berbeda dengan Mr. Ay, namun mereka saling melengkapi satu sama lain. Misalkan Uncle Joe menuangkan perasaannya dengan menulis(tulisan), Mr. Ay menuangkan perasaannya atau inspirasinya dengan mengungkapkannya dengan lisan. Walaupun ada Mr. Ay, tapi rasanya ada sesuatu yang hilang ketika Uncle Joe pergi. Sekarang aku mengerti, Uncle Joe adalah Uncle Joe dengan segala yang dimilikinya dan Mr. Ay adalah Mr. Ay dengan segala yang ia punya. Jika Uncle Joe tak ada rasanya ada sesuatu yang kurang, dan mungkin begitu juga halnya dengan Mr. Ay.
            Tapi aku sangat bangga sekali dengan Mr. Joe. Ia meninggalkan kami bukan berarti ia pergi bersenang-senang. Uncle Joe pergi denganmengemban tugas yang sangat berat yaitu memperebutkan juara The Best Teacher ditingkat Naional. Dan semua itu berkat tulisannya. Wow, hebat sekalikan. Aku ingin sekali seperti Uncle Joe. Walaupun nantinya profesiku bukan guru, tetapi aku ingin sekali menjadi The Best pada profesi yang aku jalani. Dan yang lebih hebatnya lagi, ternyata Uncle Joe berhasil menjadi The Best Teacher ditingkat Nasional. Semoga, prestasi yang diraih Uncle Joe dapat menjadi gerbang kesuksesan bagi kami.       
            Uncle Joe membangkitkan semangatku untuk menjadi penulis. Menorehkan tinta-tinta pada selembar kertas putih, merangkai kata menjadi tulisan indah. Membuat pena-pena menari menabrak garis demi garis, menciptakan runtaian kata-kata penuh makna. Dan menggantungkan karya demi karya menjanjikan masa depan nan cerah.

Resti Illahi

Marjohan, UNP

Marjohan, UNP

Emi Surya Joe

Emi Surya Joe

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Islamic mysticism - Selections from Encyclopaedia Britannica

Marjohan Usman

Marjohan Usman
a day before graduation day

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980
Ada kesalahan di dalam gadget ini

ular luncur 2

ular luncur 2

ular luncur

ular luncur

Label

Blogger Dashboard

The Daily Panorama Picture