Jumat, 09 Januari 2015

Mencari Jodoh



Mencari Jodoh
            Kepala SMA Swasta, YPLB-Yayasan Pendidikan Lintau Buo, meminta kesediaaku agent untuk membantu sekolah tersebut, maksudnya aku sudi mengajar Bahasa Inggris di sana setelah pulang sekolah di SMA Negeri 1 Lintau. Aku sangat sudi untuk mengajar di sana. Sekolahnya berlokasi di Pangian.
            Untuk sholat ashar aku pergi ke Mesjib Al-kubra yang letaknya sekitar 200 meter dari sekolah. Di mesjid tersebut aku berkenalan dengan seorang guru yang juga mengajar matematik di SMA Swasta tersebut. Dia guru muda yang single dan aku juga. Kami merasa berteman dan sering pulang bareng. Nama guru muda tersebut bernama Emi.
            Bila kami jalan bareng maka hampir semua siswa dan juga majelis guru merasa senang dan malah menganjurkan kami berjodohan. Aku nggak ambil pusing- aku belum terpikir buat menikah dengannya. Namun lambat laun timbul juga rasa simpatiku pada guru gadis tersebut dan aku menulis surat yang indah kepadanya. Surat tersebut aku kirim lewat salah seorang siswiku yang aku anggap polos dan terpecaya. Tercanyaia sering merobek pinggir sampul suratku dengan hati- hati dan membaca suratku.
            Itu karena memiliki rasa ingin tahu atas surat yang aku tulis. Dan dicurigi suratku sering dibaca sebelum disampaikan kepada Puspa. Puspa juga sering menemukan amlop surat dengan bekas robekan yang kembali diberi lem. Tapi biarlah aku nggai mempersoalkan karena yang penting suratku sampai ke sasarannya. Dan itupun juga sudah berlalu.
            Ternyata Puspa sering pergi ke Payakumbuh, paling kurang setiap awal bulan baru. Dan aku memutuskan untuk pulang ke Payakumbuh bareng dengan aku. Ia sangat setuju dan kami naik mobil dan memilih bangku paling belakang. Kami bisa ngobrol sambil menunggu keberangkatan dan kami biasanya juga membeli makan ringan untuk pengisi waktu.
            Aku mengajaknya mampir di rumahku di Palorimbo. Saat ia duduk di baranda, aku berbisik dengan ibu di dapur- dibelakang dan aku minta pendapat ibu tentang dia, apakah boleh jadi jodohku. Ibu tersenyum dan ia sangat merestui, maka aku tingkatkan status hubungan kami. Sejak itu frekuensi pertemuan kami makin sering terjadi di Lintau.
            Tiba-tiba aku merasa kurang nyaman dengan Puspa. Itu setelah aku membaca suratnya, barangkali aku sedang badmood dan suratnya tidak begitu enak aku baca. Alhasil aku menulis surat padanya agar hubungan cinta kami dibatalkan saja atau status cinta kami ditangguhkan.
“Pokoknya sejak itu aku merasa malas saja pada Puspa. Aku menutup hatiku padanya, dan siswa-siswiku membaca gelagatku karena aku yang biasanya selalu tampil ceria drastic berubah menjadi begitu serius dan kalau ngomong juga rada-rada ketus”.
            Aku memutuskan untuk mencari kekasih yanglain dan yang lebih baik dari pada Puspa. Jadinya aku kembali membuka hati bagi wanita lain. Aku ingin jatuh cinta lagi. Tetapi memang susah mencari wanita yang kita idamkan saat hati kita lagi nggak enak. Pokoknya aku akan mencari wanita yang kualitas bahasanya lebih enak buat aku dengar. Ada beberapa  gadis yang sempat akrab denganku namun hatiku nggak begitu pas dengan mereka.
            Ah … ada ada saja. Suatu malam aku mimpi mengapa biji mataku sebelah kanan tertusuk. Aku cemas dan sangat takut. Aku segera terbangun dan memegang mata sebelah kanan. Alhamdulillah untung masih utuh dan nggak apa apa. Aku nggak percaya dengan mimpi, karena mimpi hanyalah ilusi tidur. Tetapi aku mencoba buat menafsirkan mimpiku buat kebutuhan sendiri.
            Atas nama cinta, Puspa Surya adalah biji mataku yang kanan, dan mengapa harus tertusuk. Apakah setiap cintaku mengalami konflik harus buru-buru aku akhiri, dan aku cari wanita yang baru, jatuh cinta lagi dan aku mulai pula dari nol..putus lagi dan aku ngambek dan cari lagi wanita baru. Ya kalau demikian kapan cinta ini selesai. “Ah lebih baik aku kembali aja kepada cintanya Puspa. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Bukankah pria yang baik dalam jatuh cinta adalah pria yang bisa menerima kelebihan dan memahami kekurangannya. Aku kembali menghidupkan api cintaku pada Puspa Surya.

Marjohan, UNP

Marjohan, UNP

Emi Surya Joe

Emi Surya Joe

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Islamic mysticism - Selections from Encyclopaedia Britannica

Marjohan Usman

Marjohan Usman
a day before graduation day

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980
Ada kesalahan di dalam gadget ini

ular luncur 2

ular luncur 2

ular luncur

ular luncur

Label

Blogger Dashboard

The Daily Panorama Picture