Selasa, 08 Maret 2016

Drama Jebolan UI dan ITB.... Berusaha Untuk Tidak Menganggur

Mencari pekerjaan di Indonesia sangatlah sulit,fakta itu tidak terbantahkan dengan banyaknya pengangguran seperti menurut data dari BPS ada kisah/sindiran lucu yang saya dapat dari seorang teman,ini ceritanya: Karena setelah sekian lama menjadi pengangguran, akhirnya seorang lulusan UI terpaksa menerima tawaran untuk bekerja di Kebun Binatang Ragunan Jakarta

 “Apa boleh buat daripada nganggur kerja beginian juga bolehlah, yang penting halal!” begitu tekadnya. Maka sejak hari itu sang insinyur muda mulai bekerja sebagai “monyet-monyetan” Sepanjang hari harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng monyet sambil mengunyah pisang atau kacang rebus terus-terusan. Dan harus jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung.

 Pokoknya tak beda dengan monyet asli yang sudah mulai punah. Tak ayal lagi pengunjung Kebon Binatang Ragunan membludak lantaran mau ‘ngeliat si monyet super yang konon tidak hanya lincah dan gesit tetapi juga cerdas! Wong UI kok.. Sayang sekali yang namanya sial itu sulit dielakkan ….dan akhirnya bisa datang juga. Sedang enak-enaknya jumpalitan, tiba-tiba: “gedebuk…..byurrrrrrrrrrr” Sang monyet terjatuh ke dalam kandang buaya. “Waduh, mati aku!” pikirnya sebelum dimangsa oleh buaya-buaya ganas itu. 

Tapi ketika mulut buaya terbuka lebar siap menggigit, dari dalam terdengar suara berbisik “jangan takut mas….kami dari ITB"*******************************************************

itulah potret Hidup Bangsa Indonesia pengangguran merajalela yang cari duit di luar negeri sudah mencapai angka 4,3 juta jiwa MAU KEMANAKAH ARAH BANGSA INDONESIA ? Kehancuran seolah hanya menunggu waktu saja.. Bangsa Indonesia butuh Persatuan,namum apakah Kita bisa bersatu? UNTUK SEMUA BANGSA INDONESIA Saya sudah bekerja di Korsel genap 7 tahun pada bulan juli nanti, dan selama itu telah menjadikan Saya mengerti kenapa Indonesia, Negeri Kita tercinta tidak bisa sejahtera Rakyatnya. 

Di sini juga memang ada pengemis tapi hanya sedikit saja, sedangkan Indonesia pengemis berserakan dimana-mana. Dan kenapa sulit sekali mencari kerja di negeri sendiri, pengangguran merajalela. Dan tahukah Anda, sekarang jumlah Warga Negara Indonesia yang mencari makan di Negara Orang (TKI) sudah lebih dari 4,2 juta jiwa. SOLUSI UNTUK BANGSA INDONESIA 

Setelah Saya melalui perjalanan Hidup di sini, saya tahu bagaimana kita seharusnya Bangsa Indonesia. Saya tahu bagaimana caranya agar Indonesia makmur dan sejahter kehidupan rakyatnya. Ada syarat utama jika Bangsa Indonesia ingin makmur sejahtera, yaitu: Persatuan, Bangsa Indonesia  harus bersatu, satu visi, membangun Bangsa yang Jaya. Bagaimana agar Indonesia bisa menciptakan jutaan bahkan puluhan juta lapangan Pekerjaan untuk Rakyatnya? Rakyat Indonesia harus pintar dalam membeli barang-barang yang mereka butuhkan, misalnya rakyat Indonesia harus beli makanan produk dalam negeri, kenapa ?..karena petani/pabrik yang mengolah makanan tersebut usahanya akan terus bertahan dan berkembang yang tentu akan menjadi/membuka peluang pekerjaan bagi Bangsa Indonesia, kemudian Rakyat Indonesia jika mau beli Sabun, sampo, pasta gigi dan keperluan lainnya harus produk Bangsa Indonesia, maksudnya walaupun pemilik Pabrik tersebut 

Orang asing namun pabriknya harus ada di Indonesia agar memberi peluang kerja untuk Rakyat Indonesia. Juga jika rakyat Indonesia beli handphone, belilah yang produksinya di pabrik di Indonesia, alasannya selalu agar membuka lapangan kerja untuk rakyat Indonesia. Belilah mobil, motor, televisi, komputer, laptop dan lain-lain yang pabriknya ada di Indonesia agar pabrik-pabrik tersebut terus berkembang dan semakin banyak membutuhkan karyawan, yang imbasnya rakyat Indonesia akan menjadi makmur sejahtera karena lapangan kerja tersedia semakin banyak.

INTINYA: Rakyat Indonesia Beli produk-produk yang diolah di negeri sendiri agar peluang pekerjaan semakin berlimpah untuk rakyat Indonesia, maka jika seluruh Rakyat Indonesia bersatu membeli produk produk/kebutuhan-kebutuhan yang pabriknya ada di Indonesia maka investor-investor pun akan berdatangan dengan sendirinya. Pemerintah dan Rakyat harus bersatu, jika tidak segera berubah maka keadaan bisa bertambah parah. Siapa yang bisa merubah nasib Bangsa Indonesia? Hanya kita sendiri, rakyat Indonesia. Apapun suku Anda,apapun bahasa Ibu Anda,apapun Agama Anda,Apapun Ras Anda,apapun Partai Anda,apapun jenis kelamin Anda dan apapun-apapun lainnya....selagi Anda adalah Bangsa Indonesia maka Anda wajib membeli barang-barang yang diproduksi di Indonesia agar Indonesia dap[at menjadi Negeri Sejahtera dengan terciptanya jutaan dan puluhan juta atau ratusan juta lapangan kerja.....Apa Indonesia mampu bersatu? Kita sendiri yang bisa menjawabnya,Bangsa Indonesia.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sidikgumelar.sandhika/drama-jebolan-ui-dan-itb_5500d3f6a3331118705120c5

Marjohan, UNP

Marjohan, UNP

Emi Surya Joe

Emi Surya Joe

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Islamic mysticism - Selections from Encyclopaedia Britannica

Marjohan Usman

Marjohan Usman
a day before graduation day

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980
Ada kesalahan di dalam gadget ini

ular luncur 2

ular luncur 2

ular luncur

ular luncur

Label

Blogger Dashboard

The Daily Panorama Picture