Rabu, 31 Juli 2013

Catatan Harian Guru Inspiratif di Negeri Kanguru

Catatan Harian Guru Inspiratif di Negeri Kanguru

Buku ini ditulis oleh Marjohan, M.Pd., seorang guru berprestasi tingkat nasional sekaligus penerima anugerah Satyalencana yang berasal dari Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sejak kecil ia bermimpi ingin berkunjung ke Benua “kecil” yang indah, sebuah Benua dimana hewan Kanguru itu berasal. Mimpi itu menjadi sempurna saat ia meraih predikat guru berprestasi tingkat nasional dan mendapat reward dari pemerintah untuk mengikuti studi banding pendidikan ke Australia.
Dalam buku ini, Marjohan menuliskan sejengkal demi jengkal kisah perjalanannya selama berada di Negeri Kanguru. Banyak kisah menarik dan inspiratif yang dituangkan penulis dalam buku ini. Secara umum Australia memang jauh lebih maju dan lebih disiplin dari pada Indonesia. Tanpa bermaksud untuk memuji negara lain dan merendahkan negara sendiri, tetapi Marjohan mencoba melihat Australia dengan objektif.
Sebut saja dari sistem pendidikan, Australia merupakan salah satu negara yang sangat memperhatikan kualitas pendidikan, mulai dari kualitas guru hingga tingkat kedisiplinan siswa. Guru di Australia diwajibkan mampu mendorong siswa guna mengasah ketrampilan yang dimiliki, misalnya berpikir kritis, belajar mandiri, mengetahui potensi diri serta belajar seumur hidup. Di Australia juga lebih mengedepankan nilai-nilai pendidikan karakter yang menjadi aspek kunci dari kebijakan pemerintah. (hal.116)
Sedangkan untuk meningkatkan tingkat kedisiplinan siswa, Pemerintah Federal Australia memberikan dana tambahan kepada sekolah-sekolah guna meningkatkan kehadiran murid-muridnya. Selain itu, orang tua siswa juga diancam terkena denda bila mereka terbukti mengizinkan atau membantu anak mereka bolos dari sekolah, dendanya bisa mencapai 11.000 dolar Australia (sekitar 110 juta rupiah). (hal.151) Sama halnya dengan di Indonesia, membolos juga merupakan masalah dalam dunia pendidikan di Australia. Namun bedanya, Pemerintah Australia lebih serius dalam mengatasi masalah siswa yang suka membolos sekolah.
Tidak hanya disiplin dalam bidang pendidikan, warga Australia juga terkenal disiplin ketika berkendara di jalan raya. Pengguna sepeda di Australia harus mematuhi trafffic light, mereka juga harus berhenti bila lampu merah menyala. Berbeda dengan di Indonesia, traffic light hanya dipatuhi oleh pengemudi sepeda motor dan mobil saja. Sementara pengendara sepeda boleh menerobos jalan raya kapan saja. (hal.108)
Melalui tulisan ini, Marjohan seolah menegaskan perannya sebagai seorang guru yang selalu mendidik dan menginspirasi. Selain beberapa hal yang telah dijelaskan di atas, banyak hal yang ditulis Marjohan dalam buku ini. Ia mencoba mengajak para pembaca belajar dari keadaan warga Australia yang terkenal disiplin. Dan semua hal tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi pembaca untuk terus introspeksi diri menjadi seorang pribadi yang lebih baik.
Inilah buku inspiratif dan edukatif yang wajib dibaca oleh para guru, pelajar, mahasiswa atau siapapun yang hendak meraih sukses dengan mengawali dirinya menjadi pribadi yang lebih baik. Selamat membaca!
Judul Buku : Melbourne Memang Dahsyat
Penulis : Marjohan, M.Pd
Penerbit : DIVA Press
Cetakan : Pertama, Mei 2013
ISBN : 978-602-7933-57-6
* Peresensi : Muhammad Shobaruddin, pengelola Rumah Baca “Masa Depan” PesMa al-Firdaus Semarang dan Pengurus CSS MoRA IAIN Walisongo Semarang

http://esq-news.com/2013/berita/07/03/catatan-harian-guru-inspiratif-di-negeri-kanguru.html

Marjohan, UNP

Marjohan, UNP

Emi Surya Joe

Emi Surya Joe

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Sylvia Charisma Rostika (Rostian Kasmiati)

Islamic mysticism - Selections from Encyclopaedia Britannica

Marjohan Usman

Marjohan Usman
a day before graduation day

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980

Marjohan, SMPN 1 Payakumbuh 1980
Ada kesalahan di dalam gadget ini

ular luncur 2

ular luncur 2

ular luncur

ular luncur

Label

Blogger Dashboard

The Daily Panorama Picture